Ribuan Warga Hadiri Baritan 1000 Takir Plontang dan Pengajian Akbar Sedekah Bumi Desa Ngrejo
Agus Mujianto, S.A.P •
09 Jul 2026
NGREJO – Pemerintah Desa bersama seluruh lapisan masyarakat Desa Ngrejo Kecamatan Bakung, Kabupaten Blitar menggelar perayaan Sedekah Bumi yang berlangsung sangat meriah dan penuh khidmat pada Rabu, 8 Juli 2026. Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, perayaan tahun ini dikemas secara megah melalui perpaduan kearifan lokal Tradisi Baritan 1000 Takir Plontang dan ditutup dengan Pengajian Akbar yang menghadirkan mubaligh kondang, Gus Samsul Arifin Majid.
Acara yang dipusatkan di sepanjang jalan depan Kantor Pemerintah Desa Ngrejo ini menjadi magnet bagi ribuan warga, baik dari dalam desa maupun wilayah sekitar, acara tersebut juga dihadiri jajaran Forpimcam Kecamatan Bakung.
Prosesi dimulai sore hari dengan pelaksanaan ritual adat Baritan. Di sepanjang jalan, tikar-tikar panjang digelar untuk menampung lebih dari 1000 "Takir Plontang" wadah makanan tradisional berbahan daun pisang yang dihiasi janur kuning di setiap sudutnya dan ditata rapi di dalam lengkong. Jumlah takir yang dibawa oleh setiap kepala keluarga disesuaikan dengan banyaknya anggota keluarga di rumah mereka sebagai simbol doa perlindungan.
Kepala Desa Ngrejo, Imam Suyadi, mengungkapkan bahwa angka 1000 takir plontang merupakan simbol kebersamaan, kesederhanaan, dan tekad bulat warga untuk saling berbagi keberkahan.
"Takir plontang mengajarkan kita kesederhanaan, sementara hiasan janur melambangkan datangnya cahaya atau harapan baru. Melalui Baritan 1000 Takir ini, Pemerintah Desa Ngrejo ingin menegaskan bahwa kesejahteraan desa hanya bisa diraih melalui kegotongroyongan dan kerukunan yang inklusif," papar Imam Suyadi dalam sambutannya.
Di sela-sela terpisah Kepala Desa juga menyampaikan "Trimakasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluh masyrakat dan semua pihak yang telah berpartisipasi, Kegiatan rutin ini adalah wujud syukur kita kepada Tuhan Yang Maha Esa atas berkah tanah yang subur dan hasil panen melimpah. Selain itu, momentum ini sangat penting untuk mempererat tali silaturahmi, menjaga kerukunan, serta menghidupkan semangat guyub rukun antarwarga Desa Ngrejo" .
Setelah pembacaan doa tolak bala dan puji-pujian yang dipimpin oleh tokoh adat serta tokoh agama, ribuan takir plontang tersebut kemudian ditukarkan dan dinikmati bersama-sama oleh warga yang hadir tanpa sekat sosial.
Kemeriahan Sedekah Bumi berlanjut ke agenda religius berupa Pengajian Akbar. Dalam tausiyahnya, Gus Samsul Arifin menekankan pentingnya menjaga keselarasan antara hubungan manusia dengan Tuhan (habluminallah), hubungan antar-sesama manusia (habluminannas), serta hubungan manusia dengan alam sekitar (habluminalam). Beliau juga memuji konsistensi warga Desa Ngrejo dalam melestarikan adat Baritan yang bernafaskan nilai-nilai keislaman dan sedekah.
Acara Pengajian Akbar ditutup dengan doa bersama untuk kemakmuran Desa Ngrejo agar tanah pertaniannya tetap subur, masyarakatnya diberikan kesehatan, dilancarkan rezekinya, serta dihindarkan dari segala bentuk musibah dan pagebluk di masa mendatang.
Dengan suksesnya kolaborasi acara adat dan keagamaan ini, Pemerintah Desa Ngrejo berharap spirit guyub rukun dan rasa syukur atas hasil bumi ini dapat terus tertanam di hati generasi muda sebagai fondasi kemajuan desa di Kecamatan Bakung. (Ags)